![]() |
https://www.mimarsindonesia.com/ |
1. Konsep Desain Masjid
Modern
Desain masjid modern mengutamakan kenyamanan, keindahan, dan efisiensi dalam
penggunaannya. Beberapa prinsip utama yang diterapkan dalam desain masjid
modern antara lain:
a. Integrasi Teknologi
Masjid modern dilengkapi dengan teknologi canggih seperti sistem pencahayaan
LED hemat energi, pendingin udara yang efisien, dan sistem suara berkualitas
tinggi untuk memastikan suara imam terdengar jelas. Selain itu, banyak masjid
modern yang menggunakan sistem energi terbarukan, seperti panel surya, guna
mengurangi ketergantungan pada energi konvensional.
b. Desain Ramah Lingkungan
Arsitektur hijau menjadi salah satu tren dalam desain masjid modern.
Pemanfaatan material ramah lingkungan, sistem pengelolaan air hujan, serta
ventilasi alami yang optimal menjadi aspek penting dalam menciptakan masjid
yang berkelanjutan.
c. Fleksibilitas dan Multifungsi
Masjid modern dirancang untuk dapat digunakan tidak hanya untuk ibadah,
tetapi juga untuk kegiatan sosial, edukasi, dan budaya. Ruang serbaguna, aula,
serta fasilitas pendukung seperti perpustakaan dan ruang belajar sering kali
menjadi bagian dari desain masjid masa kini.
2. Peran dan Simbolisme
Qubah dalam Masjid
Qubah atau kubah merupakan elemen khas dalam arsitektur masjid yang memiliki
berbagai fungsi dan makna, di antaranya:
a. Identitas Visual dan Simbol Spiritual
Kubah menjadi ciri khas masjid yang membedakannya dari bangunan lain. Selain
itu, kubah juga melambangkan kebesaran Allah dan semangat persatuan umat Islam.
b. Fungsi Akustik dan Sirkulasi Udara
Bentuk kubah yang melengkung dapat membantu mendistribusikan suara secara
merata di dalam ruangan masjid. Selain itu, kubah juga dapat meningkatkan
sirkulasi udara, menciptakan suasana yang lebih sejuk dan nyaman bagi jamaah.
c. Efisiensi Energi
Beberapa desain kubah modern mengadopsi bahan transparan atau reflektif yang
memungkinkan pencahayaan alami masuk ke dalam masjid, mengurangi kebutuhan
pencahayaan buatan di siang hari.
3. Tren Desain Qubah Modern
Dalam arsitektur masjid modern, desain kubah mengalami berbagai inovasi,
baik dari segi bentuk, material, maupun teknologi yang diterapkan. Berikut
beberapa tren desain kubah modern:
a. Kubah Geometris Minimalis
Kubah dengan desain geometris yang sederhana semakin banyak diterapkan di
masjid modern. Bentuk ini memberikan kesan futuristik dan elegan tanpa
menghilangkan esensi spiritualnya.
b. Kubah Transparan dan Pencahayaan LED
Beberapa masjid modern menggunakan kubah transparan dari kaca atau material
komposit yang memungkinkan cahaya alami masuk. Selain itu, teknologi
pencahayaan LED pada kubah menciptakan tampilan yang spektakuler saat malam
hari.
c. Kubah Berbahan Ringan dan Ramah Lingkungan
Penggunaan material seperti GRC (Glassfiber Reinforced Concrete), alumunium,
atau komposit lainnya membuat kubah lebih ringan, tahan lama, serta mudah dalam
perawatannya. Material ini juga lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan
konvensional seperti beton berat.
4. Contoh Masjid Modern
dengan Qubah Ikonik
Beberapa masjid modern di dunia telah mengadopsi desain kubah inovatif yang
mencerminkan perkembangan arsitektur Islam kontemporer. Beberapa di antaranya
adalah:
a. Masjid Raya Sheikh Zayed, Uni Emirat Arab
Masjid ini memiliki kubah utama yang megah dengan desain marmer putih yang
mencerminkan keanggunan Islam modern. Kombinasi pencahayaan yang indah dan
material berkualitas tinggi menjadikan masjid ini salah satu ikon arsitektur
Islam dunia.
b. Masjid Nasional Malaysia
Masjid ini memiliki desain kubah berbentuk bintang dengan elemen arsitektur
modern. Kubahnya didesain dengan bentuk lebih geometris dan futuristik,
mencerminkan perpaduan budaya dan kemajuan teknologi.
c. Masjid Camlica, Turki
Sebagai masjid terbesar di Turki, Masjid Camlica memiliki desain kubah yang
megah dengan teknologi pencahayaan canggih yang dapat berubah warna sesuai
waktu ibadah.
Desain masjid modern dengan qubah memiliki tampilan yang menggabungkan
elemen arsitektur kontemporer dengan sentuhan islami yang khas. Bentuk qubah
atau kubah sering kali dibuat lebih minimalis namun tetap megah, dengan
garis-garis yang bersih dan proporsi yang elegan. Material yang digunakan pada
kubah dapat berupa baja ringan, kaca, atau kombinasi bahan modern yang
memungkinkan pencahayaan alami masuk ke dalam masjid. Struktur bangunan umumnya
mengutamakan kesederhanaan dengan bentuk geometris yang tegas, sering kali
menggunakan elemen kaca besar untuk menciptakan kesan terbuka dan harmonis
dengan lingkungan sekitarnya.
Fasad masjid menampilkan ornamen yang lebih simpel dibandingkan dengan
masjid tradisional, sering kali menggunakan pola-pola islami dalam bentuk
ukiran laser-cut atau motif abstrak yang diintegrasikan dalam ventilasi atau
dinding eksterior. Interior masjid cenderung lebih luas dan terbuka dengan
minimnya sekat, memberikan kenyamanan serta fleksibilitas bagi jamaah.
Pencahayaan alami menjadi aspek penting, dengan jendela-jendela besar atau
skylight di sekitar qubah yang memperkuat suasana spiritual di dalam ruangan.
Teknologi modern juga sering diintegrasikan dalam desain masjid ini, seperti
sistem pencahayaan LED hemat energi, pendingin ruangan yang ramah lingkungan,
serta penggunaan material berkelanjutan untuk menciptakan bangunan yang lebih
efisien secara energi. Menara atau minaret, jika ada, sering didesain dengan
bentuk yang lebih ramping dan futuristik, menyesuaikan dengan gaya arsitektur
keseluruhan. Keseluruhan tampilan masjid modern dengan qubah tetap
mempertahankan nilai-nilai spiritual dan keagungan, sambil mengadaptasi inovasi
arsitektur masa kini untuk kenyamanan dan estetika yang lebih fungsional.
![]() |
https://www.mimarsindonesia.com/ |
5. Kesimpulan
Desain masjid modern dengan qubah merupakan perpaduan antara estetika,
fungsi, dan teknologi. Dengan penerapan teknologi canggih, konsep ramah
lingkungan, serta fleksibilitas desain, masjid modern tidak hanya menjadi
tempat ibadah yang nyaman tetapi juga pusat komunitas yang mendukung berbagai
aktivitas sosial dan edukasi.
Inovasi dalam desain kubah juga semakin berkembang, dari kubah transparan,
geometris minimalis, hingga penerapan material ramah lingkungan. Tren ini
menunjukkan bahwa arsitektur Islam terus beradaptasi dengan perkembangan zaman,
tanpa meninggalkan nilai-nilai spiritual dan budaya yang melekat dalam bangunan
masjid.
Dengan demikian, masjid modern bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi
juga sebagai simbol kemajuan peradaban Islam yang harmonis dengan teknologi dan
lingkungan sekitar.
Terima Kasih,
Tim Mimars Indonesia